What We Never Finished

What We Never Finished

  • WpView
    LECTURES 82
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., août 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Lieu de Travail
Seconde Chance
Romance Sombre
Delapan tahun lalu, Neira memilih pergi meninggalkan Alaska, lelaki yang pernah ia cintai sepenuh hati. Keputusan itu bukan tanpa alasan. Ia pergi demi menyelamatkan diri dari kehancuran yang tak mampu ia jelaskan pada siapa pun. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali. Alaska berdiri di hadapannya sebagai direktur di kantor barunya, sekaligus sebagai lelaki yang masih mengingat bagaimana rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Alaska yang sekarang bukan lagi pria impulsif seperti dulu. Ia lebih dewasa, mapan, dan memiliki kendali penuh atas dirinya. Sialnya, semua itu justru membuatnya jauh lebih menarik dari yang Neira ingat. Namun Neira pun bukan lagi perempuan yang sama. Pernikahannya yang toxic dengan Dante, mantan suami yang mencintai dengan cara menguasai-meninggalkan luka yang tak terlihat. Sentuhan sederhana saja bisa membangkitkan trauma, sementara tubuhnya masih mengingat rasa sakit yang berusaha ia lupakan. Di tengah jarak yang perlahan menipis dan masa lalu yang belum selesai, Neira dihadapkan pada pilihan yang sulit: melindungi dirinya dari kemungkinan terluka lagi... atau menyelesaikan cinta yang dulu terputus-meski risikonya adalah kehilangan kendali atas hatinya sendiri. Start: Feb 2026 *** ⚠️ Trigger Warning Cerita ini mengandung unsur: - Kekerasan fisik - Pelecehan dan ancaman seksual - Toxic relationship & KDRT - Manipulasi dan pemerasan - Trauma psikologis Disarankan untuk pembaca 18+. Mohon membaca dengan bijak dan menjaga kondisi emosional masing-masing. Cerita ini tidak meromantisasi kekerasan, tetapi menggambarkan perjuangan penyintas untuk bertahan dan pulih.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Nala dan Mas Juragan
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Night Calls
  • Under The Authority Of Senopati
  • Mas Bupati
  • Círculo del Destino
  • Clause of Us
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu