Beberapa pertemuan tidak terjadi sekali saja.
Ada yang dimulai sejak kecil, terputus oleh waktu, lalu terus berulang dalam bentuk yang berbeda.
Inuma-za dan masa lalu itu bukanlah hal asing. Mereka pernah saling mengenal sejak kecil-di masa ketika segalanya masih sederhana dan belum diberi nama. Waktu kemudian memisahkan mereka, hingga takdir kembali mempertemukan di bangku SMP, dalam pertemuan yang canggung, penuh gesekan, dan menyisakan banyak hal yang tak sempat dibicarakan.
Kini mereka berada di fase SMA.
Tidak lagi satu sekolah.
Tidak lagi berada di ruang yang sama.
Namun kenangan tidak mengenal jarak.
Meski berjalan di dunia yang berbeda, masa lalu itu tetap menyapa-melalui ingatan, perasaan yang belum selesai, dan bayangan seseorang yang tumbuh bersama waktu. Inuma-za pun menyadari bahwa beberapa hubungan tidak harus berjalan berdampingan untuk tetap terasa dekat.
When the Past Greets Us Again adalah kisah tentang hubungan yang tumbuh bersama waktu, tentang jarak yang tidak selalu memisahkan, dan tentang masa lalu yang terus hadir-bukan untuk diulang, tetapi untuk dipahami.
All Rights Reserved