mendengar Smanusa akan digusur dan digabung dengan Smapel sma nya, membuat nebula kembali bertemu mantan pacar first experience nya yang sangat berubah drastis.
"Erlan? kmu merokok?" tanya Nebula stelah bisa menafas kembali.
.
.
.
.
"gue ga bisa tanpa lu, essie"
Bagi Erlangga, SMA Nusantara 1 bukan sekadar bangunan; itu adalah tempat ia bersembunyi dari ekspektasi orang tuanya. Namun, saat alat berat meratakan sekolahnya demi proyek jalan tol, Erlangga terpaksa ikut "dibuang" ke SMA Pelita bangsa -sekolah yang paling ia hindari di seluruh kota.
Bukan karena fasilitasnya yang buruk, tapi karena di sana ada essie. Cessie olia nebula adalah masa lalu yang sudah Erlangga kunci rapat-rapat. Mantan pacar yang ia tinggalkan tanpa penjelasan tepat setahun lalu. Kini, Erlangga tidak punya pilihan selain masuk ke wilayah kekuasaan essie, duduk di kelas yang sama, bahkan mungkin berbagi meja yang sama.
Di SMA Pelita, essie bukan lagi gadis pemalu yang Erlangga kenal. Ia adalah sekretaris OSIS yang tegas dan sangat vokal menolak kehadiran "siswa pengungsi" dari SMA nusantara 1 yang dianggap merusak ketenangan sekolahnya.
Pertemuan mereka di koridor sekolah yang penuh debu pemindahan bukan berisi rindu, melainkan dendam dan menjadi asing saat takdir memaksa mereka berada di bawah satu atap yang sama?
"Gue kehilangan sekolah gue, tapi gue nggak mau kehilangan harga diri gue di depan lo, Essie."
All Rights Reserved