Deja Vu || Huang Renjun

Deja Vu || Huang Renjun

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 22, 2026
Renjuna Alaska. Seorang laki-laki yang hidup dalam mati rasa, terperangkap oleh trauma akibat kejadian kelam yang terjadi tepat di depan matanya. Peristiwa itu bukan sekadar kenangan-ia tumbuh, menekan, dan perlahan meluluhlantakkan seluruh perasaan yang Renjun miliki. Semakin ia mengingatnya, semakin dalam luka itu menggerogoti dirinya. Hingga suatu hari, sebuah déjà vu hadir dalam hidupnya. Bukan tanpa alasan, bukan pula kebetulan. Kehadirannya justru membuat Renjun terjebak dalam kebingungan-apakah ini akan memperparah lukanya, atau justru menjadi satu-satunya penawar? Di sanalah ia bertemu Syadara Viantara. Gadis yang tanpa disadari, menjadi déjà vu bagi Renjun. Antara luka yang kembali terbuka, atau obat yang akhirnya menyembuhkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines