Di tengah kehidupan yang penuh bentakan, tuntutan, dan luka keluarga, Lisa tumbuh seperti prajurit dalam perang yang tak pernah ia pilih, memikul tanggung jawab, menekan mimpinya sendiri, dan percaya bahwa kebahagiaan adalah kesalahan, hingga ia merasa tak pantas dicintai meski hatinya hanya pulang pada Jennie, cinta mereka diuji oleh tekanan dari keluarga, mimpi yang disobek sebelum sempat hidup, dan ketakutan Lisa untuk berkomitmen, sampai akhirnya ia menyerah pada jalan yang bukan miliknya, sebelum perlahan belajar memaafkan, menyembuhkan diri, dan berani pulang dari peperangan batin itu, sehingga di akhir cerita, ia mengisyaratkan bahwa setelah segala pertempuran manusia hanya ingin pulang dan dipeluk hangat, Jennie dan Lisa menemukan damai dalam cinta, keluarga kecil mereka, dan dunia yang akhirnya cinta mereka menang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang