Jalan Sunyi Bernama Iman

Jalan Sunyi Bernama Iman

  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 29, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Fitnah mampu mengubah segalanya. Cara orang memandang, cara mereka mempercayai, bahkan cara mereka memperlakukan seseorang. Zahwa merasakannya. Namanya perlahan rusak oleh cerita yang tak pernah ia lakukan. Tatapan sinis, bisikan tajam, dan jarak yang tiba-tiba tercipta, seolah menjadi hukuman atas kesalahan yang bukan miliknya. Menjalani hari di bawah bayang-bayang fitnah bukanlah hal yang mudah. Zahwa harus menanggung beban fitnah yang tak kunjung usai. Jalan Sunyi Bernama Iman adalah kisah tentang bertahan di tengah prasangka, tentang hati yang diuji tanpa henti, dan tentang iman yang tetap dijaga, meski dunia terasa menjauh. Yuk ikuti kisah selengkapnya.. Baca cerita lengkapnya sekarang juga!
All Rights Reserved
#811
hijab
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Jadi Anak Haram?
  • Wismatama
  • Ritual Rasa
  • Luk Telu Belas
  • na ja [END]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ELION
  • ONESHOOT [BP]
  • Sastru Pinanganten

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines