Kisah ini menceritakan tentang Angelyn, seorang gadis anggun yang harus menghadapi pahitnya cinta di usia remaja. Hubungannya dengan Wirya, lelaki yang selama ini ia cintai dan percayai, ternyata tidak seindah yang dibayangkan. Tanpa sepengetahuan Angelyn, Wirya menjalin hubungan dengan teman sekelasnya sendiri. Fakta itu terungkap secara tak sengaja dan membuat hati Angelyn hancur.
Perubahan sikap Angelyn membuat sang kakak, Arjuna, khawatir. Ia menjadi murung, kehilangan fokus, bahkan mengabaikan kesehatannya. Rasa kecewa dan pengkhianatan itu begitu dalam hingga membuatnya sulit menerima kenyataan. Namun seiring waktu, Angelyn mencoba bangkit. Ia memotong rambut panjangnya sebagai simbol perubahan dan berusaha melupakan masa lalunya.
Meski sempat merasa gagal karena tidak diterima kuliah di luar negeri seperti impiannya, Angelyn tetap melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia. Di sana, ia bertemu kembali dengan sahabat lamanya, Givarys, yang selalu mendukungnya. Bersama tujuh sahabatnya, Angelyn perlahan menemukan kembali kebahagiaan dan belajar bahwa hidup tidak berhenti hanya karena patah hati.
Di usia 18 tahun, Angelyn memilih untuk fokus pada diri sendiri dan masa depannya. Ia menyadari bahwa kehilangan memang menyakitkan, tetapi dari situlah ia belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, dewasa, dan mandiri. Kisah ini menjadi perjalanan tentang kehilangan, persahabatan, dan proses move on menuju mimpi yang lebih besar. hingga angelyn menemukan lelaki yg benar benar ia cintai.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone