Hello, Fever [KaoJane]

Hello, Fever [KaoJane]

  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2026
[ON-GOING] Gue bisa dengan jelas liat warna pupil matanya. Coklat terang... Tenang kayak pembawannya tapi tajem kayak sifat nyebelinnya. Disitu gue sadar ada bagian dari diri gue yang mencair. Rasanya demam kali ini bener bener beda dari yang demam biasanya. ********************************************* Gimana yaa jadinya kalau Kao dan Jane jadi salah satu murid yang milih untuk tetep tinggal di asrama sementara temen temen mereka yang lain pulang buat liburan. Ohh kalian gak berfikir mereka bakal akur kan? Kalau menurut Kao kata yang menggambarkan mereka adalah.... MUSUH ABADI
All Rights Reserved
#159
gl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Second
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines