A Courtesy Extended Too Long

A Courtesy Extended Too Long

  • WpView
    Membaca 12,087
  • WpVote
    Vote 2,520
  • WpPart
    Bab 138
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 26, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
Genshin Impact
Karakter Asli (OC)
Anime dan Manga
Permainan
"Harbinger ke-12?! Bercanda pun ada batasnya. Bukankah Fatui Harbinger hanya ada 11...?" Begitulah pikir Harbinger ke-11, Tartaglia, atau dia yang namanya lebih sering dikenal di medan perang sebagai The Childe. * * * * * ⚠️ Disclaimer ⚠️ Cerita ini dibuat berdasarkan video game Genshin Impact yang diproduksi oleh HOYOVERSE. Beberapa adegan dan karakter ditulis mengikuti versi asli cerita di dalam game dengan sedikit penyesuaian. Original Character dan alur tambahan merupakan hasil imajinasi penulis. Cerita ini dibuat hanya sebagai hiburan dan sebagai penyaluran ekspresi penulis, bukan untuk keperluan komersil
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PREGNANT (DewTee)
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Journey
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • Love me or die
  • Obsession Overdose
  • Rewriting The Villain (END)
  • I'm Not Just a Figuran

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan