Beyond the Golden Coins

Beyond the Golden Coins

  • WpView
    Reads 73,329
  • WpVote
    Votes 4,916
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2026
Freya Eloise del Thalassia tiba di ibu kota kerajaan Belleforte-Flonanne-dengan harapan terakhir yang rapuh. Sebagai putri seorang baron kecil yang hampir bangkrut akibat kecanduan berjudi ayahnya, ia berniat menemui sang bibi, satu-satunya kerabat yang mungkin masih mau menolong keluarganya. Namun takdir memilih jalan yang jauh lebih kejam. Setibanya di kediaman sang bibi, bukan bantuan ia yang ia dapat tapi sebuah cacian dan makian dari sang bibi ia dapat, saat ia ingin kembali ke Thalassia Freya terbangun di sebuah kamar asing-di atas ranjang yang bukan miliknya-bersama seorang pria yang namanya bahkan tak pernah ia dengar. Pria itu tak memberi penjelasan, tak menawarkan permintaan maaf, bahkan tak menatapnya lama. Ia hanya meninggalkan beberapa tumbuk emas dan peti-peti penuh koin-jumlah yang cukup untuk melunasi seluruh hutang keluarga Freya -lalu pergi, seolah malam itu tak pernah berarti apa-apa. Diliputi rasa malu, kebingungan, dan ketakutan akan reputasinya yang hancur, Tatiana memilih kembali ke Thalassia, mengubur peristiwa itu sebagai rahasia terdalam dalam hidupnya. Sepuluh tahun berlalu. Di tanah kelahirannya, Freya melahirkan seorang putra-anak yang keberadaannya menjadi bukti bisu dari malam kelam di Flonanne. Ia membesarkan anak itu dalam sunyi, tanpa nama ayah, tanpa jawaban... tanpa tahu bahwa masa lalu yang ia kira telah terkubur perlahan mulai bergerak kembali. Karena di balik emas yang menyelamatkan keluarganya, tersembunyi sebuah kebenaran-dan seorang pria-yang suatu hari akan menuntut balasan. ---
All Rights Reserved
#20
fiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Sayang, Kapan Kita Cerai?
  • DUCHESS KEDUA [END]
  • LADY AINSLEY
  • [ TAMAT ] Doomed to Be His
  • The Poison of Love
  • Doctor Duchess: Don't Die Yet, My Duke!
  • Dominant Male Lead
  • The Duke's Daughter "Seraphine de Nocteviel"
  • My Son? No Way! [END]

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines