THEY WANTED ME. NO ONE SAVED ME (On Going)
16 bab Bersambung Sejak awal hidupnya, Sakala Gabriello Millano sudah diperlakukan bukan sebagai Anak, melainkan sebagai sesuatu yang bisa dipindahkan, dipakai, dan dikorbankan kapan pun dibutuhkan, seolah keberadaannya hanya sah selama Ia mampu menahan beban yang bukan miliknya. Ia dibesarkan dalam keyakinan bahwa menolak adalah dosa, bahwa memiliki keinginan sendiri adalah bentuk pembangkangan, dan bahwa menjadi Anak Kedua berarti harus selalu siap menggantikan posisi saudaranya yang ingin lepas dari penderitaan.
Ia belajar mengalah bahkan sebelum memahami apa yang sedang Ia lepaskan, belajar diam sebelum suaranya dianggap mengganggu, dan belajar menyerahkan tubuh, waktu, serta hidupnya sendiri dengan harapan penderitaan itu akan membuat orang-orang berhenti menyakitinya.
Namun sayang setiap pengorbanannya justru membuka pintu bagi tuntutan berikutnya, Bahkan saat ada yang datang membawa CINTA yang mereka inginkan bukanlah keselamatan atau kebahagiaannya, melainkan kepemilikan mutlak atas dirinya, lengkap dengan ancaman jika Ia berani menolak.
Dan di antara tangan-tangan yang menuntut, janji-janji yang diingkari, serta pengorbanan yang tak pernah berakhir, Gabriel akhirnya mengerti bahwa hidupnya hanya dianggap berharga selama bisa digunakan; Ia boleh diinginkan, diperebutkan, dan dimiliki oleh siapa saja namun tidak pernah cukup bernilai untuk benar-benar diselamatkan.
Penasaran?
Kalo penasaran yuk langsung baca aja.
Oiya disini Aku mau ngasih tau ke Kalian kalo yang udah pernah baca cerita aku sebelumnya, jangan baca yang ini karna alurnya hampir sama walaupun gak sama-sama banget sih, jangan sampe nanti ada yang komen
"Ih ini mah alurnya sama banget kayak cerita satunya."
"Authornya ga punya ide lagi kah sampe bikin cerita yang alurnya sama gini"
Tapi kalo kalian mau tetap baca, ya silahkan asal jangan komen yang aneh-aneh ya...
Warning: Typo bertebaran.
Terdapat bahasa kasar didalamnya. Yang masih bocil jauh-jauh yaaa
Awal :22 Februari 2026
Akhir :