Dalam diam aku menanti,
berharap pada yang tak pasti.
Ini tidak seperti itu,
kau bahkan tak tahu,
haruskah aku bertanya?
Ini tidak seperti itu,
bahkan apa yang lebih menyakitkan?
Aku yang menunggu,
atau kau yang mencintanya?
Tawaku miris tertahankan,
toh nasib kita tak jauh berbeda.
aku menanti,
begitupun engkau.
bedanya hanya satu.
Kau menantinya untuk kembali,
aku menantimu untuk datang.
haruskah aku bertahan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Aku begitu menyayanginya dan aku akan bahagia bila melihatnya bahagia meski itu menyakitkan untukku.
"Jangan pernah berpikir aku akan pergi darimu selamanya, jae"
"T-tapi hyung apa janji?"
"Tentu, janji!!"