Retak di Punggung Sulung

Retak di Punggung Sulung

  • WpView
    Reads 3,156
  • WpVote
    Votes 427
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Wed, May 13, 2026
"Punggung Shani adalah tempat kami bersandar, tanpa pernah kami sadari bahwa punggung itu sudah lama mulai retak." Bagi ketiga adiknya, Shani bukan sekadar kakak. Dia adalah pengganti Ibu yang tangannya selalu beraroma bawang, yang suaranya adalah alarm paling menenangkan, dan yang punggungnya adalah sandaran paling kokoh di Graha Senja. Shani adalah matahari yang memastikan tidak ada sudut rumah yang kedinginan, meski ia sendiri harus terbakar demi memberi cahaya. Namun, tidak ada kekuatan yang abadi. Gita, si bungsu yang memilih kuliah kedokteran untuk melindungi keluarganya, mulai menyadari ada nada yang sumbang dalam detak jantung rumah mereka. Di balik rapihnya daster Shani, ada napas yang sering tersengal. Di balik laci meja rias yang terkunci rapat, tersimpan rahasia medis yang pahit: Shani sedang tidak baik-baik saja. Ketika sang "Matahari" mulai meredup dan punggung kokoh itu mulai patah oleh beban yang ia pikul sendirian, mampukah Gita memaksa kakaknya untuk berhenti menjadi martir? Bisakah Feni dan Gracia menerima kenyataan bahwa pelindung mereka kini justru yang paling butuh perlindungan? Ini adalah kisah tentang empat saudari yang belajar bahwa cinta tidak selamanya soal menjaga, tapi juga soal berani berbagi luka. Karena sekuat apapun seorang sulung, ia tetap butuh tempat untuk pulang.
All Rights Reserved
#2
gregit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • MY EX-RIVAL
  • NITI WADAH: Sang Titisan Barong
  • DARK FAMILY
  • Diary Transmigrasi Budak Koporat / BL - BXB
  • Dunia Elgra [ END ]
  • Bites Of Love [END]
  • Navjeevan || Niskala Kiran
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?

📌 BACA SEASON 1 TERLEBIH DAHULU [NITI WADAH: Sang Titisan Barong] PEPINDHAN: Wadana lan Soca "Satu rupa untuk dilihat, satu mata untuk merasa." [CERITA INI MURNI PEMIKIRAN SENDIRI. KALAU ADA KESAMAAN ALUR, KATA, LATAR, ATAU NAMA TOKO ITU TIDAK DI SENGAJA]

More details
WpActionLinkContent Guidelines