Diary Bumil: Menanti Bunga di Bulan Juni

Diary Bumil: Menanti Bunga di Bulan Juni

  • WpView
    Reads 1,488
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 18 hours ago
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
Setelah lima tahun fokus membesarkan Singha Sagala (5 thn), kehidupan Yessica "Chika" Siallagan (30 thn) kembali jungkir balik. Sebagai otak keuangan di Lapo Siallagan Signature, Chika kini harus menyeimbangkan buku kas dengan mual muntah kehamilan keduanya. Regan Sagala (30 thn), suami siaga sekaligus pria kantoran di bidang infrastruktur, kini menghadapi tantangan baru: menghadapi hormon Chika yang meledak-ledak dan permintaan aneh Singha yang tidak sabar menunggu "hadiah" hidupnya. Di tengah aroma bumbu lapo dan hiruk-pikuk Kramat Jati, Diary ini mencatat setiap momen kocak, intim, hingga haru dalam perjalanan 40 minggu menanti lahirnya sang "Bunga"-anak perempuan yang dijadwalkan lahir di bulan Juni, tepat sebagai kado ulang tahun Regan. Sebuah kisah slice of life tentang cinta yang semakin matang, rebutan perhatian antara anak dan suami, serta perjuangan Mamak Chika mempertahankan kewarasan demi menyambut putri kecil di tengah keluarga Batak yang penuh warna.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wismatama
  • Mas Duda
  • Sastru Pinanganten
  • si nakal cintanya mama
  • na ja [END]
  • Jadi Anak Haram?
  • "Liburan" Bonus Suami
  • LOVE HELPER
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Dari Adik kelas menjadi Anak [END]
  • Suara Hati Istri : Muthe (Chrismuth)
  • Luk Telu Belas
  • FIRST OFFICER MAS ABIM (SHANIBASA  AIR)
  • ONESHOOT [BP]
  • Ritual Rasa
  • GRACIA'S BELOVED TWINS 2
  • 270602: Kode Kita
  • ELION
  • AFTER PANDEMI SERIES (21+) 2
  • Kamu Harus Jadi Milikku [end]

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

More details
WpActionLinkContent Guidelines