The Imperial Princess - END

The Imperial Princess - END

  • WpView
    Reads 514,124
  • WpVote
    Votes 23,925
  • WpPart
    Parts 87
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 21, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Isekai and Reincarnation
Dark Fantasy
Magical Kingdoms
"Yang Mulia Permaisuri, sepertinya Putri sudah sadar!" ucap pria tua itu dengan suara serak, tapi penuh kelegaan. Wanita bergaun mewah itu, yang dipanggil Permaisuri, langsung menoleh. Matanya yang indah membelalak, lalu setetes air mata jatuh membasahi pipinya. "Eleonora! Putriku!" Serunya bahagia, wajahnya tampak lega tak terkira. Permaisuri itu segera mendekat, menggapai tangan Scarlet dengan lembut. "Syukurlah, kau sudah sadar, Putriku. Ibu sangat khawatir." Scarlet mengerjap bingung. "Pu-putri? I-bu?" Ia menarik tangannya pelan. "Maaf, Anda siapa? Dan... ini di mana? Kenapa saya ada di sini?" #1st putra mahkota info : - cerita murni karangan sendiri - No plagiat
All Rights Reserved
#871
perpindahanjiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • A Family of Villains

Di mata semua orang, Gael Dirgantara adalah antagonis yang pantas menerima akhir tragis. Bagiku, ia hanyalah seorang pria yang tak pernah diajari bagaimana rasanya dicintai. Ketika terbangun di dunia novel sebagai Alea seorang figuran tanpa peran penting, aku memutuskan mengubah takdirnya. Aku hanya ingin memberinya tempat untuk pulang. Namun aku lupa... Seseorang yang menghabiskan hidupnya dalam kesepian akan menggenggam kehangatan sekecil apa pun dengan seluruh jiwanya. Dan ketika sang tiran menjadikanku rumahnya... Ia rela menghancurkan siapa pun yang mencoba mengambil rumah itu darinya. Di larang plagiat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines