[Based on true story]
Ini bukan cerita fiksi remaja, melainkan kisah nyata seseorang yang akhirnya memilih mengabadikan memori dalam bentuk kata. Tentang perasaan Rain kepada Harsen, pertemuan singkat, isi diary, dan arsip chat yang membekas.
Disclaimer:
80% narasi
•••
Semua bermula di UKS SMP Negeri 27 Bina Bangsa. Harsen Alvian, kakak kelas yang selalu bolos upacara dan jam pelajaran setiap Senin selama tiga minggu, tanpa sengaja membuat Rainara Alesha terbiasa melihatnya. Piket PMR yang biasanya membosankan, perlahan berubah menjadi momen yang ia nantikan--karena kehadiran Harsen membuat hari-harinya berbeda.
Tidak butuh waktu lama, Harsen menjadi cinta pertama Rain. Dari Harsen, Rain belajar arti cinta, penantian, pengorbanan, dan kedewasaan. Dari Rain, Harsen belajar arti cinta yang tulus dan sebuah penyesalan.
Tiga tahun setelah hilang kontak, mereka dipertemukan kembali. Sebuah perasaan yang selama ini bersemayam dalam ruang spesial Rain perlahan muncul kembali. Namun, kenyataanya... semua itu tidak akan pernah mudah.
"Bahkan dalam kesempatan kedua pun, kita tidak akan pernah benar-benar bisa bersama dengan utuh?" --Rainara.
"Maaf... Di depan sana, entah kita bersama lagi atau tidak, aku minta maaf." --Harsen.
Eterna: Cinta yang tidak selesai oleh waktu.
•••
Highest rank:
#1 basedontruestory
#1 uks
#1 kakakkelas
#1 dokumentasi
#1 memoar
#2 brokenhurt
#2 sekolahan
#4 truestory
#8 comingofage
#16 cintapertama
#30 firstlove
#53 teen
•••
Start: 14 Februari 2026
End: 14 Maret 2026
Please, don't plagiat🙅
No no yaa🙎
•••••
"Nak, demi keluarga kita... kamu harus menikahi Tuan Arsen."
"APA?! Menikah dengan Bos Papa?! Tidak mau! Papa, ini lelucon, kan?! Aku masih kelas tiga SMA! Aku bahkan sudah punya pacar! Papa tidak bisa melakukan ini padaku!" Virly menolak mentah-mentah.
Reaksi Virly sama sekali tidak menggoyahkan Arsen. Ia bangkit dari sofa, menjulang tinggi di atas keluarga yang sedang hancur itu.
"Aku tidak peduli kau punya pacar atau masih kelas tiga SMA. Kau punya satu hari untuk memutuskan. Menikah denganku, atau ayahmu masuk penjara dan semua asetmu akan kuserahkan ke bank. Aku hanya butuh ibu untuk kedua anakku." Ucap Arsen dingin dan tegas
"Kau tak boleh seenaknya!" Virly berteriak kesal.
"Pikirkan baik-baik. Waktu terus berjalan, Nona." Arsen melangkah Pergi.
Virly yang berusia 17 Tahun, siswi kelas tiga SMA yang ceria yang masih mendambakan kebebasan, mendadak harus berhadapan dengan takdir pahit yang mengancam keluarganya.
Sang ayah, yang terlilit utang besar pada bosnya, Arsen yang berusia 30-an, seorang duda dingin beranak dua, menjadikan Virly sebagai jaminan.
Di bawah ancaman penjara dan penyitaan seluruh aset keluarga, Virly terpaksa menerima pinangan sang duda. Ia harus segera menikah dan menjadi ibu bagi dua anak kecil, sekaligus menghadapi Arsen yang selalu bersikap dingin dan tidak peduli pada perasaannya.
Mampukah Virly bertahan dalam pernikahan tanpa cinta ini? Dan bisakah ia, yang masih labil, menjadi ibu yang sempurna bagi dua anak yang asing baginya?