Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di balik rasa cukup, di balik rasa aman, di balik ego, di balik penerimaan, dan kasih. Hujan-yang hanya sebuah cuaca-menyimpan momen-momen berharga bagi Rian. Dimana ia bisa menawarkan kehangatan bagi Kezia di tengah cuaca hujan yang dingin. Dari payung yang dipinjamkan, perjalanan pulang yang tak direncanakan, hingga kesalahan fatal yang hampir menghapus hasil pelayanan. Sebab di lingkungan yang mengajarkan "date to marry", setiap perasaan terasa seperti janji, dan setiap jarak terasa seperti ujian. Di Balik Hujan adalah kisah tentang dua orang dewasa muda yang belajar bahwa cinta bukan sekadar momen manis, melainkan keberanian untuk tetap hadir saat hidup berantakan-dan keyakinan bahwa di balik hujan yang deras, selalu ada sesuatu yang sedang dipulihkan: diri sendiri, kepercayaan, dan harapan untuk "waktu yang tepat."
All Rights Reserved
#30
kristen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • Boys In The Kost [END]
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK - ETERNITY PUBLISHING] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines