SALMA (Yang Belum Pernah Kutemui)

SALMA (Yang Belum Pernah Kutemui)

  • WpView
    Reads 10,184
  • WpVote
    Votes 803
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Mar 31, 2026
SEQUEL ORBIT YANG SAMA Rony adalah tipe cowok yang gampang disukai, tapi mustahil dimiliki.. Bukan karena dia dingin. Justru sebaliknya... terlalu ramah untuk disalahkan, terlalu hangat untuk dicurigai. Masalahnya cuma satu... Rony tidak pernah benar-benar membuka hatinya. Sejak kecil, satu nama terus mengikutinya "Salma" .. Nama yang bahkan belum punya wajah. Nama yang katanya adalah takdirnya. "Aku harus sama Salma." Itu satu-satunya alasan kenapa Rony selalu mundur, setiap rasa mulai mendekat. Celakanya, Rony belum pernah bertemu Salma. Entah dia ada di mana, siapa dia sebenarnya, atau... apakah dia juga sedang menunggu. Di tengah dunia yang serba cepat, ketika semua orang mudah jatuh cinta, Rony justru memilih menunggu seseorang yang bahkan belum datang. Pertanyaannya sekarang... bagaimana jika Salma yang kata mama Caca adalah takdirnya ternyata sudah ada di dekatnya... tapi dengan nama yang berbeda? Atau lebih buruk lagi... bagaimana jika Salma bukan seperti yang semesta janjikan? akankah dia benar-benar akan mendapatkan seorang Salma?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUSUH FAVORIT
  • SWEET HUSBAND 🍣
  • Terlambat
  • Objek Favorite
  • Butuh Waktu
  • Kisah Kita
  • LIAN
  • Rumah Retak
  • Kamu Cintaku
  • ORBIT YANG SAMA

Kalau ada lomba "siapa paling nggak akur seantero sekolah", Rony dan Salma udah pasti juara 1. Tanpa saingan. Rony: manusia paling hemat bicara (kecuali kalau lagi nyindir Salma). Salma: manusia paling berisik (apalagi kalau lagi marahin Rony). Pertemuan mereka = bencana. Percakapan mereka = debat nasional. Tatapan mereka = kayak mau adu tinju... tapi versi kata-kata. "Lo bisa diem nggak sih?berisik banget!" "Itu telinga lo aja yang nggak terbiasa denger orang pinter ngomong." Semua orang capek. Tapi juga... terhibur. Aneh banget, dua orang yang katanya saling benci ini selalu ada di tempat yang sama, selalu ribut hal yang sama, dan... selalu kembali lagi satu sama lain. Padahal logikanya sederhana..... kalau benci → jauhin. Tapi ini? Benci → dicariin. Jadi sebenarnya... mereka ini musuh? atau cuma dua orang yang nggak tahu cara akur? Atau jangan-jangan... mereka sendiri juga nggak ngerti kenapa nggak bisa berhenti ribut?

More details
WpActionLinkContent Guidelines