Puisi: Resonans
Ada perasaan yang terlalu sunyi untuk dijelaskan.
Ada cerita yang terlalu dalam untuk diceritakan.
Maka ia memilih menjadi puisi.
Di sinilah resonans, bisikan, paradoks dan ironi bertemu
menghimpunkan serpihan-serpihan kehidupan menjadi lingua hati.
Jika ada satu bait yang membuatkan kau berhenti seketika,
tersenyum kecil,
atau diam lebih lama daripada biasa,
mungkin kita pernah berkongsi rasa yang sama.