Hiraeth

Hiraeth

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2026
Tidak semua luka harus sembuh. Tidak, semua luka harus sembuh. Tiga tahun bukan waktu yang singkat bagi dua jiwa yang sama-sama terluka. Mereka bertemu bukan untuk saling menyelamatkan, melainkan untuk bertahan bersama, saling melengkapi dan menerima. Bagi yang satu, rumah adalah tempat yang penuh suara - bukan obrolan hangat, bukan percakapan tentang masa depan atau besok mau menjadi apa, melainkan - teriakan, amarah, dan luka yang tak sempat sembuh sebelum kering. Sentuhan orang tua lebih sering berubah menjadi kekerasan, membuatnya belajar diam sebelum bicara. Sementara bagi yang lainnya, rumah justru terlalu sunyi. Orang tua yang sibuk mengejar kesuksesan membuat meja makan kehilangan cerita, ruang tamu kehilangan tawa, dan sudut-sudut rumah hanya menjadi tempat singgah, bukan tempat pulang. Ia merindukan sisi rumah yang dulu, saat percakapan sederhana masih lebih berharga, saat di penghujung hari selalu ada cerita baru. Dalam hubungan itu, mereka menemukan ketenangan yang tak lagi didapatkan dari keluarga. Hangat, sederhana, seolah dunia bisa dijeda sejenak. Namun tak semua luka bisa terus disembunyikan, dan tak semua ketenangan mampu bertahan selamanya. *** "Bertemanlah dengan orang yang lebih tua darimu, kau akan temukan banyak pelajaran darinya. Bertemanlah dengan orang yang usianya lebih muda darimu, disitulah kau akan diterima apa adanya, diperhatikan tanpa dihakimi, didengar tanpa dikhianati. Kalau bisa, jangan bersahabat dengan yang seumuran, kau tak akan menemukan semua itu." ~ Arseno Zeiround Arzhad. "Aku tidak butuh seseorang untuk bercerita. Aku hanya menginginkan ruang yang mengizinkanku untuk diam, bersandar, lalu menangis." ~ Lorena Sera Sylveera.
All Rights Reserved
#58
broken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Lost Cael (Selesai)
  • The Girl Who Was Never Written
  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • MUKTI AGUNG
  • Halo Gus!!
  • After the Fall
  • GALAKSI [HIATUS]
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Figuran Tanpa Peran [END]

Marcel mengutuk orang yang telah menabrak ibu dan adiknya hingga tewas. Menyumpah pelaku tidak akan diberi kebahagiaan dalam hidupnya. Terus tersiksa. Terus mengalami luka yang lebih sadis dari yang ia alami sampai detik ini. Marcel bersumpah. Tapi ... takdir malah main-main dengannya. "KENAPA HARUS TUBUH INI, SIALAN?!" Deskripsi diubah 21 Maret 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines