Pagi itu, Alzi dan Alzam hanya dua siswa terlambat yang memaksakan diri tetap masuk sekolah, mengira hukuman dan teguran guru adalah masalah terbesar yang harus mereka hadapi. Mereka tidak tahu bahwa keputusan sederhana itu akan menjadi penyesalan paling panjang dalam hidup mereka. Hari yang seharusnya biasa perlahan runtuh tanpa peringatan. Tawa berubah menjadi kepanikan, lorong sekolah berubah menjadi tempat pelarian, dan wajah-wajah yang dulu dikenal mulai kehilangan kemanusiaannya satu per satu. Di tengah kekacauan, mereka segera menyadari satu hal yang jauh lebih menakutkan daripada makhluk-makhluk haus darah yang berkeliaran-manusia yang masih hidup, dengan ketakutan, keputusasaan, dan keserakahan yang mampu menghancurkan siapa pun demi bertahan lebih lama. Karena di dunia yang perlahan mati, manusia bisa menjadi lebih kejam daripada monster mana pun. --- Bagaimana jika tragedi zombie benar-benar terjadi di tahun 2026, tepat saat Gen Z masih jadi sekelompok remaja yang harusnya cuma sibuk sekolah, bercanda, dan cari jati diri? Author tau cerita ini akan tenggelam oleh waktu. Jadi cerita ini dibuat author sebagai kenangan "bagaimana jika" 2026 tahun aktif-aktifnya gen z berubah jadi perjuangan bertahan hidup, ketika tawa berubah jadi kepanikan dan persahabatan diuji di tengah dunia yang kacau. Penasaran gimana Gen Z menghadapi kiamat versi mereka sendiri? Yuk, baca cerita ini. Untuk siapapun nanti di masa depan, baca kembali cerita ini yaa, untuk mengenang 2026. --- Plagiat jauh-jauh deh‼️ ini murni hasil pikir author ya. JANGAN BERANI-BERANI NGECOPY, OKE? Oiya sebelum baca follow dulu Wattpad sama Ig author ‼️ ig: cokelatsusupanassss
More details