Di dunia yang disebut Aethelgard, magi bukan sesuatu yang dipelajari. Magi adalah identitas. Setiap manusia terlahir dengan Resonansi. getaran elemental yang mengalir dalam darah mereka. Api, Air, Tanah, Udara, Petir, Es, Alam, Logam, Kristal, Cahaya, Bayangan, dan yang paling langka serta ditakuti: Kekosongan.
Dua belas Kerajaan Elemen telah berdiri selama ribuan tahun, dipisahkan oleh lautan, gunung, dan prasangka. Mereka berdagang, berperang, bersekutu, dan berkhianat semua demi menjaga Keseimbangan yang rapuh.
Tapi Keseimbangan itu bohong.
Di balik dua belas tahta, di balik dua belas mahkota, ada kebenaran yang disembunyikan bahkan dari para raja: dunia ini pernah punya jam ke-13. Elemen ketiga belas yang bukan Api, bukan Air, bukan apapun yang punya nama. Sesuatu yang menunggu di celah antara detik. Sesuatu yang makin tidak sabar.
Setiap orang hadir di hidup kita dengan waktu yang telah ditentukan. Ada yang datang untuk tinggal, ada yang hanya mampir sejenak lalu pergi. Shea tahu betul itu. Tapi yang tidak ia tahu, sekuat apa pun ia mencoba mempertahankan, waktu tetap akan memisahkan.
Shaka adalah sosok yang membuat hari-hari Shea terasa penuh warna. Mereka tertawa bersama, tumbuh bersama, bahkan bermimpi tentang masa depan yang sama. Tapi takdir ternyata punya rencana berbeda.
Ketika waktu mulai mengikis kebersamaan mereka, Shea harus belajar untuk melepaskan-bukan karena ia ingin, tapi karena ia harus.
Ini adalah kisah tentang mencintai tanpa memiliki, tentang menerima kenyataan yang tak selalu sesuai harapan, dan tentang seseorang yang berjuang untuk tetap mengingat tanpa menyimpan luka terlalu lama.
Karena setiap orang... memang ada masanya.
•°•°•°•°•°•
ATTENTION :
Tokohnya tetap sama, tapi kisah mereka akan berjalan di alur yang berbeda.
Akun utamaku, @Leesora_, ke reset dan hilang begitu aja, lebih tepatnya lupa kata sandi😌...
Tapi aku percaya, setiap awal yang baru adalah kesempatan untuk menulis lebih baik.
Selamat datang di lembaran baru ini, semoga kalian betah membaca ulang kisah mereka 🤍✨