My Campus Story

My Campus Story

  • WpView
    Reads 2,202
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 19, 2026
Matahari sore hari menyusup melalui celah tirai berdebu di perpustakaan kampus, membiaskan garis-garis emas panjang di atas meja kayu. Udara berbau kertas lama dan aroma samar kopi dari para mahasiswa yang telah berkemah di sini selama berjam-jam. Jari-jariku menelusuri punggung buku teks-Pengantar Ekonomi Asia Tenggara-tapi pikiranku tidak tertuju pada kata-katanya. Tidak sepanjang hari ini. Aku bergeser di kursi, plastik kursi itu berderit di bawahku, dan melirik ke arah bagian belakang ruangan di mana Meilani duduk. Rambut gelapnya tergerai di tepi buku catatannya saat ia menuliskan sesuatu. Dia mengenakan blus putih ketat hari ini, yang membalut lekuk tubuhnya dengan pas, dua kancing teratas terbuka seolah dia tidak peduli dengan aturan berpakaian. Roknya tersingkap tinggi saat dia menyilangkan kaki, dan aku mendapati diriku menatapnya lebih dari sekali. Kejantananku berdenyut di dalam celana, setengah menegang hanya karena ingatan tentang bagaimana paha Meilani tampak berimpitan di bawah meja saat sesi belajar terakhir kami. Seharusnya aku fokus. Ujian tengah semester tinggal tiga hari lagi, dan jika aku gagal di kelas ini, beasiswaku akan hangus. Tapi setiap kali aku mencoba membaca, mataku kembali tertuju padanya-cara bibirnya mengatup saat dia berkonsentrasi, cara dia menggigit tutup pulpen di sela-sela giginya. Dia orang Tionghoa-Indonesia, lahir dan besar di Jakarta, tapi keluarganya berasal dari Fujian. Dia berbicara bahasa Mandarin seperti penutur asli, nadanya tajam dan tepat, dan terkadang, saat dia frustrasi, dia menyumpah dalam bahasa Hokkien dengan suara rendah. Itu adalah hal terseksi yang pernah kudengar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
Nakula

[Belum direvisi] Bagaimana perasaan kalian jika memiliki pacar yang begitu sempurna. Bukan hanya dari fisiknya dan wajahnya tapi juga prestasi yang dia miliki. Rasanya itu sebuah anugerah, bukan? Itulah yang dirasakan oleh Jia Ayunara. Gadis biasa yang memiliki wajah tembam dan badan sedikit berisi. Baginya dia tidak ada cantik-cantiknya. Tentunya dia senang dan lebih tepatnya sangat senang. Hingga suatu hari, Jia baru sadar jika apa yang sudah dia lakukan adalah hal yang salah. Memang seharusnya sedari awal dia tidak menerima semua itu. Apa yang mereka katakan tentang pacarnya dan primadona sekolah memang benar. Mereka sama. Mereka sederajat dan ciuman yang dia lihat sudah menjawab semuanya. Nakula Janendra Damayantra bukan hanya mengajarkannya cinta tapi juga mengajarkannya makna sakit hati. Putus adalah jalan terbaik bagi Jia dan juga awal gila yang dia lakukan. Nakula tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi. [Start: 13 Desember 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines