Fathulah Ar-Riyadi

Fathulah Ar-Riyadi

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 22, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Pernahkah kalian menemukan seorang pemuda yang menghabiskan masa kecil hingga dewasanya menuntut ilmu di berbagai tingkatan pondok pesantren? Mulai dari lingkungan cukup modern dengan pergaulan cukup bebas, kemudian tingkat wustha, ulya, hingga Pondok Pesantren Darussalam M.T.P yang dikenal dengan kedalaman pelajaran kitab dan ketatnya aturan, dan lulus sebagai peringkat pertama dengan nilai mendekati sempurna? Setelah pulang, Abah menyuruhnya menjadi Gus di pondok pesantren sang Abah untuk menggantikan pamannya yang baru wafat. Ia tak bisa menolak, karena pilihan bukanlah bagian dari ajaran yang pernah dia terima dari Abah-nya yang selalu berbeda di depan umum dan ketika hanya berdua dengannya. Lalu, Abah kembali mengatakan bahwa ia akan di jodokan dengan anak dari sahabatnya. Apakah ia menolak? Tidak! "Saya yakin setiap takdir telah ditentukan. Abah selalu mengajarkan bahwa ketaatan adalah bentuk ibadah yang paling mulia. Aku rela menjalankan segala perintah Abah, bahkan jika harus menekan hasrat yang baru saja kubayangkan bisa ada. 'Demi Rabb yang menciptakan langit dan bumi, lebih baik aku menahan diri dari yang tidak pasti, daripada menyakiti hati orang tua dan melanggar janji yang telah disepakati jauh sebelum aku mengenal dunia ini.'" -Fathulah Ar-Riyadi
All Rights Reserved
#11
pacaranhalal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines