Journey Of Astrid

Journey Of Astrid

  • WpView
    Leituras 19
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadConcluída dom, fev 15, 2026
WpInfo
Ficção
Fantasia
Satu pintu terbuka, satu bencana menyapa. Bagi Astrid, gempa bukan sekadar fenomena alam, melainkan luka masa lalu yang kembali menganga. Di tengah hiruk-pikuk Denpasar yang apatis, Astrid terjebak dalam misi mustahil: menutup pintu-pintu misterius yang muncul dari reruntuhan ego manusia. Bersama Arista yang terbelenggu kecemasan dan Agus yang melompati logika, Astrid harus menghadapi 'Cacing' raksasa yang lahir dari keserakahan sosial. Akankah ia mengunci masa lalunya, atau membiarkan seluruh Indonesia tenggelam dalam lara yang sama seperti Sulawesi 2018?
Todos os Direitos Reservados
#35
rendy
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Sin of The Villainess
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • A Family of Villains
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Doctor Beyond the Kingdom
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Distopia in the Moonlight (TAMAT)
  • The Unwritten Lady
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • I Became the Villain's Nursemaid

Sera terbangun sebagai Seralyne Veyrath, villainess yang ditakdirkan mati, dihukum penggal atas perintah tokoh utama laki-laki pada hari pertamanya naik takhta. Sera hanya ingin satu hal: bertahan hidup. Untuk itu, dia mengambil satu keputusan, menjelaskan siapa dia sebenarnya, lalu membebaskan budak di penjara bawah tanah yang selama ini dilecehkan oleh tokoh Seralyne. Rhovant Winterfeld. Budak Seralyne. Tokoh utama laki-laki. Putra Mahkota yang hilang. Orang yang kelak akan mengeksekusinya. Dan yang mengejutkan adalah ... laki-laki itu memiliki wajah yang mirip dengan wajah mantan kekasih Sera di dunia modern. "Mengapa Anda membuang saya?" Dia mencium kaki Seralyne, seolah itu hal paling wajar di dunia. "Bukankah Anda menyukai wajah saya, My Lady?" * @atarazavian

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo