Forever, You said [BxB]

Forever, You said [BxB]

  • WpView
    reads 1
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 2
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zon, feb. 15, 2026
Di sebuah Selasa yang basah oleh hujan, Rangga Pradana Suryaningrat berjanji mencintai Theo Baskara Pradipta untuk selamanya. Theo mempercayainya seperti anak kecil mempercayai langit, tanpa curiga bahwa mendung bisa datang sewaktu-waktu. Cinta mereka tumbuh di antara ruang-ruang sunyi, di sela tekanan keluarga dan tuntutan reputasi. Theo menjadi tempat pulang, sementara Rangga menjadikan ambisi sebagai kompas hidupnya. Namun, perlahan, nada suara berubah. Pesan-pesan tak lagi berbalas segera. Sentuhan menjadi sekadar formalitas. Theo bertanya pada dirinya sendiri: apakah ia terlalu jujur? terlalu menuntut? terlalu mencintai? Ketika akhirnya hubungan itu runtuh, bukan karena badai, melainkan karena pengikisan perlahan, Theo belajar satu hal: cinta tidak selalu mati karena kebencian, terkadang ia gugur karena ketakutan. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali. Theo tidak lagi sendiri. Ia telah dipeluk oleh seseorang yang menemaninya melewati malam-malam paling getir. Rangga menatapnya dengan mata yang masih menyimpan rindu. Namun, beberapa janji memang ditakdirkan hanya untuk dikenang. bukan hanya untuk diulang dan menjadi luka.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Define the Relationship
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • NINGRUM
  • Kembang Desa
  • Almost Married (On Going)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EKSKALASI
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula

​"Kak... a-aku mau ngerjain tugas. Jangan dipeluk terus, susah nulisnya..." "Diem. Udara lagi dingin, gue butuh guling yang anget." "Tapi tangan Kak Ares ngapain masuk ke dalem baju aku?" "Lo fokus aja sama tugas lo, Cungkring. Biar tangan gue yang ngerjain tugasnya di badan lo." "Bisa diam ga? Lo dari tadi gerak gerak terus di kasur. Sengaja mau caper sama gue?" "Aku ga bisa tidur, Kak. Kakak meluknya kekencengan, badanku panas." "Bukan karena dipeluk itu mah. Lo-nya aja yang mesum ngerasain ada yang keras nempel di paha lo, kan?" ⚠️ Cerita ini mengandung adegan dewasa, bahasa kasar, serta unsur konflik seperti perundungan. Diharapkan readers dapat membaca dengan bijak. Segala hal yang terjadi dalam cerita ini hanyalah fiksi dan tidak untuk dijadikan contoh atau ditiru dalam kehidupan nyata. KALAU KARYA INI MUNCUL DI TEMPAT LAIN DENGAN NAMA BERBEDA, ITU BUKAN KEBETULAN, TAPI PLAGIAT. SEGERA LAPORKAN KE AUTHOR! [Rank #1 - di #bllokal 11/04/26] [Rank #1 - di #boyxboy 12/04/26] [Rank #1 - di #darkromance 12/04/26] [Rank #1 - di #manxman 12/04/26] [Rank #1 - di #lgbtq 13/04/26] [Rank #1 - di #obsesi 15/04/26] [Rank #1 - di #gay 16/04/26] [Rank #1 - di #bl 24/04/26] [Rank #1 - di #boyslove 28/04/26] [Rank #2 - di #bxb 12/04/26] [Rank #2 - di #kampus 14/04/26] [Rank #2 - di #kuliah 16/04/26] [Rank #3 - di #romance 18/04/26] [Rank #7 - di #toxic 14/04/26] [Rank #7 - di #posesif 17/04/26] Pertama kali dipublikasikan pada April 2026.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen