The pending verdict

The pending verdict

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 22, 2026
Seorang pengacara idealis dan seorang detektif dingin terjebak dalam konspirasi pembunuhan tingkat tinggi setelah menemukan manipulasi digital sebesar satu detik dalam rekaman CCTV yang menjadi bukti kunci. Sinopsis Pendek Kasus pembunuhan seorang aktivis ternama di Jakarta tampak seperti kasus terbuka-dan-tutup. Tersangka utamanya adalah Prio, seorang mantan tentara tunawisma yang tertangkap kamera CCTV berada di lokasi kejadian. Kaiden, detektif yang menangani kasus ini, yakin bahwa bukti fisik sudah cukup untuk menjebloskan Prio ke penjara selamanya. Namun, Naverilla, pengacara muda yang teliti, menemukan keganjilan yang diabaikan semua orang: satu detik yang hilang dalam rekaman tersebut. Satu detik di mana bayangan bergeser secara tidak wajar, mengindikasikan bahwa rekaman itu telah disunting dengan sangat rapi untuk mengambinghitamkan Prio. Ketika Naverilla mencoba menunjukkan temuan ini kepada Kaiden, mereka menyadari bahwa mereka bukan lagi penegak hukum yang sedang bekerja, melainkan target yang harus dieliminasi. Konspirasi ini ternyata melibatkan tangan-tangan kuat di balik layar yang siap melakukan apa saja-termasuk pembersihan saksi di tengah jalanan Jakarta yang bersimbah hujan-demi menjaga agar satu detik itu tetap hilang selamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Bound to Him
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines