Blue Married

Blue Married

  • WpView
    Reads 851
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Erotica
Marriage and Divorce
Slow Burn
Ini semua berawal dari Bagas membantu salah satu customernya yang tengah kesulitan. Hingga tanpa sadar membawanya ke dalam lubang pengkhianatan dan permainan gila seorang wanita. Apakah Anin akan diam membiarkan suaminya diambil oleh wanita lain atau membalasnya dengan cara bermain api bersama pria lain? "Sebarlah video bercinta saya dengan Bagas. Saya juga menginginkan ancamanmu terwujud." "Maka dari itu kamu akan mengetahui panasnya permainan saya dengan dia di atas ranjang dan melihat bagaimana Bagas menginginkan saya lebih dari saya menginginkan dia." "Oh atau kamu ingin melihat secara langsung cara Bagas menginvasi tubuh saya menggunakan bibir, tangan, dan miliknya itu? Apakah kamu ingin melihat juga kegagahan Bagas ketika berada di atas menusuk dalam dengan bibir memanggil nama saya?" dewasa. © narrberry_ 2026.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines