Mereka lahir dari darah yang sama-darah yang seharusnya suci, tak tersentuh, tak pernah dipertanyakan. Namun di antara doa dan altar, tumbuh perasaan yang tak pernah diajarkan Tuhan untuk diberi nama. Cinta yang salah. Hasrat yang dibungkam. Dan ketertarikan yang terasa terlalu dalam untuk disebut sekadar dosa. Ketika bisikan Setan terdengar lebih jujur daripada doa, dan Tuhan terasa semakin jauh setiap kali mereka saling mendekat, mereka dipaksa memilih, menyangkal apa yang berdenyut dalam darah mereka, atau menerima bahwa mungkin kesucian memang diciptakan untuk dilanggar. Karena ada dosa yang tidak lahir dari nafsu, melainkan dari cinta yang seharusnya tak pernah ada.
More details