PAPA "GEMINIFOURTH"

PAPA "GEMINIFOURTH"

  • WpView
    Reads 5,319
  • WpVote
    Votes 202
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2026
Fazza menyunggingkan senyuman liciknya, dia mengelus dada Glen dengan jari lentiknya. "Anak ingusan itu udah sebesar ini ya ? Berapa taun kita gak ketemu ?" Nadanya sedikit menggoda. "2 tahun ? 5 Tahun ? Aaaahhh gua lupa, 12 tahun bukan ?" Tangan Fazza masuk ke dalam kaos yang dikenakan Glen, dia mengelus abs Glen dengan tangan dinginnya. "Papa !" Henti Glen menahan tangan Fazza. "Ck ! Embel embel sialan itu !" Fazza menghempaskan tangan Glen. Saat Fazza menyapu tangannya dengan sapu tangan, tanpa dia sadari Glen terus memandangi sisi wajah sang papa. GRAB ! Glen menarik pinggang Fazza. Fazza yang kaget pun hanya bisa menahan dada Glen, sapu tangan yang tadi dia genggam, terjatuh begitu saja. "Aku udah dewasa sekang, jadi tidak ada kata HANYA anak-anak lagi untuk ku, Iya kan ? PAPA ?" Smirknya. "Papa tau ? Sedikit saja sentuhan dari mu, bisa berakibat fatal untukmu !!" Bisik Glen tepat di leher Fazza. CRAK ! Suara kunci pistol terdengar. "Coba saja !" Todong Fazza.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EZRAH UNTUK KAK NATHAN
  • FORBIDDEN- GEMINIFOURTH🔞
  • Unexpected Three
  • GARREN  21+❗ [GEMINIFOURTH]
  • [Complete] The Auction | GeminiFourth
  • oneshoot/twoshoot GEMINIFOURTH
  • Behind the Script, We are Real. 🔞
  • 𝗡𝗢𝗖𝗧𝗨𝗥𝗡𝗔𝗟 | 𝗚𝗲𝗺𝗶𝗻𝗶𝗙𝗼𝘂𝗿𝘁𝗵 🔞
  • One Night Forever "GEMINIFOURTH"
  • [BL] FORBIDDEN RELATIONSHIP🔞⚠️ | GEMINIFOURTH

Banyak yang bilang bahwa cinta tidak pernah salah; yang sering kali keliru hanyalah waktu dan tempatnya. Namun, apakah premis itu berlaku bagi Nathan dan Ezrah? Ataukah mereka hanyalah dua jiwa yang terjebak dalam labirin kesalahan yang tidak pernah mereka buat? ​Mereka melangkah di masa kini tanpa sedikit pun menyadari bayang-bayang kelam yang merayap dari masa lalu. Haruskah mereka membayar harga mahal atas ego dan ambisi orang tua yang belum usai? Pertanyaannya kini bukan lagi tentang siapa yang mencintai siapa, melainkan: sanggupkah Ezrah tetap berpijak pada hidupnya jika eksistensi Nathan ditarik paksa dari dunianya? ​Di sisi lain, seberapa jauh Nathan mampu berlari melawan arus demi memperjuangkan detak jantung yang ia temukan pada diri Ezrah? ​Kisah mereka bukanlah sekadar tentang pertemuan dua hati, melainkan tentang upaya memutus rantai karma. Namun, sebelum menyelami badai yang mereka hadapi, ada baiknya menilik kembali "Beneath the Scars". Di sanalah, di era orang tua mereka, benih-benih luka ini bermula-sebuah pangkal dari permasalahan yang seolah tak kunjung menemui ujungnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines