
Setiap orang berhak bermimpi, berimajinasi ingin menjadi apa mereka di masa yang akan datang. Pernah seorang anak dari desa dengan pakaian longgar dan hidung dipenuhi ingus bermain sampai petang hingga sang ibu datang membawa sapu lidi, mengatakan mitos apabila tidak cepat pulang, ia akan diculik wewe gombel. Matanya tak pernah benar-benar berhenti bersinar, dia terus menunjukkan gigi putihnya yang berbaris hingga sampai di rumah tanpa ubin lantai itu. Sampai akhirnya anak yang hanya tahu bermain, kini juga mempunyai mimpi. Dia terus mengejarnya, sampai ke batas dunia yang fana. Namun, apakah orang sepertinya, layak untuk bermimpi? MIMPI Start, 15 Feb 2026All Rights Reserved
1 part