The White Apostles

The White Apostles

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 22, 2026
"Di dunia yang hitam, menjadi putih adalah dosa yang paling mematikan." Arka adalah otak di balik imperium bawah tanah yang paling ditakuti sekaligus dihormati. Bersama Bara, sahabat masa kecil yang menjadi tangan kanannya, mereka membangun kekuasaan bukan untuk menindas, melainkan untuk menegakkan keadilan dengan cara yang brutal. Mereka adalah anomali-mengenakan setelan putih bersih di tengah kubangan darah. Namun, kebaikan Arka justru menjadi bumerang. Dianggap sebagai ancaman bagi sistem yang korup, Arka harus membayar mahal idealismenya. Dalam satu malam yang berdarah, dia kehilangan segalanya: anak buahnya dibantai, dan Bara-satu-satunya orang yang ia percayai-dieksekusi tepat di depan matanya. Saat moncong pistol menempel di dahinya dan pelatuk ditarik, dunia Arka runtuh... hanya untuk terbangun kembali di bangku SMK yang berdebu.
All Rights Reserved
#9
vigilante
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S Di Antara Dua N
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • SWITCH
  • Married Secret (Fattqeel)
  • Help, I'm a Zombie!
  • INTERLUDE WIFE [ ISTRI SELINGAN ]
  • The Character Who Was Meant to Die
  • Force to Marry the Devil
  • Heir Without Blood

Dunia menyambut Navaro Azael Aryan dengan tangis haru dan sorak sorai. Lima menit kemudian, Nazino Azel Arian lahir, melengkapi kebahagiaan yang sudah meluap. Namun, takdir rupanya masih menyimpan kejutan di balik tirai. Lima belas menit berlalu, saat ruang persalinan hampir tenang, kontraksi hebat kembali datang. Lahir lah si bungsu, Savero Aziel Arthan. Alih-alih sorak sorai, keheningan yang canggung justru menyelimuti ruangan. Tatapan kedua orang tua mereka bukan lagi binar bahagia, melainkan keterkejutan yang sulit diartikan. Maklum saja, selama sembilan bulan pemeriksaan USG, dokter hanya menyatakan ada dua janin. Savero kecil rupanya sangat pandai bersembunyi di balik punggung kedua kakaknya, seolah ia memang sudah terbiasa mengalah sejak dalam kandungan. Perbedaan itu dimulai sejak detik pertama mereka menghirup udara dunia. Saat ketiganya menangis bersahutan, sang ibu langsung meminta suster membawakan Nazino ke pelukannya, sementara sang ayah sibuk menenangkan Navaro yang tampak gelisah. Lalu, bagaimana dengan Savero? Ia hanya menangis di dalam boks bayi, ditenangkan oleh usapan sarung tangan karet seorang suster yang merasa iba. Sejak saat itu, garis pembatas itu nyata adanya. Perbedaan itu bukan sekadar ketidaksengajaan, melainkan menjadi identitas yang melekat. Lihat saja namanya. Kedua kakaknya kompak menggunakan inisial N, sementara ia terlempar jauh ke abjad S. Kebiasaan dibedakan selama belasan tahun membentuk mental Savero menjadi baja. Ia bukan tipe remaja yang akan mengurung diri di kamar dan menangis hanya karena tidak dibelikan baju yang sama dengan kakak-kakaknya. Justru, Savero membangun dunianya sendiri dengan prinsip Anti Mainstream. Start : 8/3/2026 End : - Sampul by Ai

More details
WpActionLinkContent Guidelines