ADMIRE YOU

ADMIRE YOU

  • WpView
    MGA BUMASA 377
  • WpVote
    Mga Boto 238
  • WpPart
    Mga Parte 13
WpMetadataReadKumpleto Sat, Jun 6, 2026
Sejak hari pertama menginjakkan kaki di SMA, dunia Caroline Seraphina Hossana seolah terkunci pada satu titik: Othniel Theodore Asher. Bagi Caroline, Othniel adalah perwujudan ketenangan yang tak terjangkau-cerdas, dingin, dan selalu berada di dunianya sendiri. ​Alih-alih mendekat, Caroline memilih mencintai dalam diam. Ia menjadikan ambisi akademisnya sebagai kedok agar namanya bisa bersanding dengan nama Othniel di papan peringkat sekolah. Baginya, melihat punggung Othniel dari kejauhan di koridor kelas sudah cukup untuk membuat harinya lengkap. Sebuah kisah tentang kagum yang tulus, di mana Caroline menjadi pengagum rahasia yang paling setia di balik topeng siswi teladan.
All Rights Reserved
#617
mengagumi
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello, KKN!
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • The Villain Mother
  • My Celestia [ON GOING]
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Last Yes!

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman