Cruel Wedding

Cruel Wedding

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 5, 2026
‼️21++‼️ Elena Rosalie Robinsons memasuki kehidupan Alexander Dominic Laurent sebagai seorang istri, tapi tidak pernah benar-benar menjadi bagian dari hidupnya. Dua tahun ia hidup dalam rumah yang sama dengan pria yang membencinya, bahkan tak pernah menganggapnya sebagai seorang istri. Karena, di mata Alex, hanya satu wanita saja yang begitu berharga di hidupnya. Vanessa Claire Whitmore. Elena mencoba bertahan dan menunggu suatu saat nanti Alex akan mencintainya dan memperlakukannya sebagai seorang istri. Tapi semua yang Elena lakukan sia-sia, lagi dan lagi Alex tetap ingin mengakhiri segalanya. "Sejak awal aku tidak pernah menginginkan pernikahan ini, kau tahu ini seperti sebuah neraka untukku!" Suara Alexander datar, tajam, tanpa sedikit pun penyesalan. "Mari bercerai dan berhentilah berpura-pura menjadi istri yang ku harapkan, karena kenyataannya hanya Vanessa yang berhak menempati posisi sebagai istriku!" Akankah Elena tetap bertahan sekali lagi, atau justru memilih untuk pergi dan menyerah? Ketika hati, perasaannya, bahkan perannya sebagai seorang istri tak pernah ada arti untuknya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Salah Status
  • Merciless Ex Obsession
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Daddy Sitter 21+ (END)
  • Satu Tahun Saja
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Almost Married (On Going)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines