Subject 28.

Subject 28.

  • WpView
    MGA BUMASA 51
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Feb 16, 2026
Sebuah study tour seharusnya menjadi pengalaman biasa. Setidaknya, itu yang Arka pikirkan. Sampai ia menemukan sebuah ruangan yang tidak tercantum dalam peta museum. Di tengah ruangan itu berdiri sebuah patung wanita yang ditutup kain merah tipis. Tanpa nama. Tanpa sejarah. Hanya satu kata di plakat kecil di bawahnya. Subject 27. Sejak hari itu, ada sesuatu yang terasa tidak beres. Tidak ada informasi tentang patung tersebut. Tidak ada catatan resmi. Dan setiap kali Arka mencoba bertanya, jawaban yang ia terima selalu terlalu cepat... atau terlalu tenang. Semakin dalam ia menggali, semakin banyak hal yang terasa salah. Nama-nama yang seolah menghilang. Lorong yang tidak pernah dibuka untuk umum. Senyum guru pendamping yang tak pernah benar-benar sampai ke mata. Namun yang paling mengganggunya bukanlah kejanggalan itu. Melainkan perasaan seolah... ia sedang diperhatikan. Dan mungkin, ia bukan satu-satunya yang melihat. Berapa banyak "subject" yang tersimpan di balik kain merah itu? Dan jika angka terus bertambah- siapa yang akan menjadi berikutnya?
All Rights Reserved
#35
conspiracy
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Hello, Mr. Mafia!
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • My Perfect Model ( Republish )

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman