We Sat in The Same Classroom, Js Not at The Same Time

We Sat in The Same Classroom, Js Not at The Same Time

  • WpView
    Leituras 71
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, fev 20, 2026
WpInfo
Ficção
Romance
Awalnya hanya kebiasaan kecil yang tak berarti. Balasan singkat di notes Instagram. Candaan ringan saat Sabia mulai memasang musik pada notes Instagram. Sabia tidak pernah benar-benar berniat jatuh. Dan Malion tidak pernah terlihat seperti seseorang yang akan menetap. Kami sekelas. Duduk beberapa bangku terpisah, tapi entah kenapa percakapan kami terasa lebih dekat dari jarak itu. Dari tugas, lalu cerita keluarga, lalu hal-hal yang biasanya hanya dibagikan pada orang yang dipercaya. Sampai suatu hari, notifikasi dari Sabia muncul di layar ponsel Malion. Dan sejak saat itu, semuanya berubah. Tiba tiba berdatangkan ombak dengan seluruh badainya. Rumor spreads faster than feelings. Mulai dari situ, penilaian orang seringkali datang sebelum penjelasan. Mereka bilang Malion red flag. Mereka bilang Sabia terlalu naif. Mereka bilang ini tidak akan berakhir baik. Dan di tengah semua itu, pertemanan mulai retak. "Aku cuma nggak mau kamu terluka." Serayu berkata pelan, kali ini bukan marah-hanya lelah. "Kamu nggak tahu semuanya," Sabia menjawab, berusaha tetap tenang. "Yang aku tahu, kamu berubah sejak dekat sama dia." Sabia terdiam. Karena mungkin, sedikit banyak, itu benar. Hubungan itu bukan hanya tentang dua remaja yang saling suka. Ada orang tua yang belum mengizinkan. Ada teman-teman yang merasa ditinggalkan. Ada ego, ada gengsi, ada ketakutan kehilangan. Malion dan Sabia mencoba empat kali. Four different chances. Four different endings. Dan setiap kali kembali, mereka semakin sadar. Maybe love isn't the problem. Maybe timing is. Sekarang mereka masih berbicara. Masih saling tahu kabar. Masih ada rasa, hanya saja tidak lagi dipaksakan. Karena menjadi dewasa kadang berarti mengakui, bahwa tidak semua cinta harus dimiliki sekarang. Beberapa hanya perlu terjaga, sampai waktunya benar-benar tepat.
Todos os Direitos Reservados
#78
funny
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo