Di dunia Eldoria, langit selalu diterangi oleh ribuan bintang bercahaya. Konon, setiap bintang adalah jiwa para pejuang kuno yang menjaga kedamaian negeri itu. Namun, suatu malam, bintang terkuat di langit-Bintang Arisya-tiba-tiba hilang. Bersamanya, kedamaian Eldoria mulai memudar.
Liora, seorang gadis yatim piatu berusia 17 tahun yang tinggal di desa kecil **Kampung Lumnis**, menyadari bahwa ia memiliki kemampuan langka: bisa berbicara dengan cahaya bintang. Saat ia melihat langit yang kosong, sebuah suara lembut bergema di kepalanya, memintanya untuk menemukan Bintang Arisya.
Dengan hanya bekal sebuah kalung bercahaya dan peta kuno peninggalan orang tuanya, Liora memulai perjalanan menembus Hutan Gelap Eldoria, melewati Gurun Kristal yang memantulkan bayangan masa lalu, hingga ke Pegunungan Berbisik, tempat para naga kuno bersembunyi. Di perjalanan, ia bertemu dengan teman-teman tak terduga:
* **Kael**, pemuda misterius dengan mata sewarna midnight, mampu mengendalikan angin dan badai.
* **Mira**, penyihir air yang cerdik, selalu bisa menemukan jalan keluar dari jebakan magis.
* **Torin**, makhluk setengah manusia setengah serigala, pelindung hutan yang kesepian namun setia.
Namun, bukan hanya perjalanan yang sulit. Sebuah kekuatan gelap bernama **Ravion Malakar** berusaha mengambil bintang-bintang lain untuk memperkuat dirinya. Liora dan teman-temannya harus menghadapi pengkhianatan, rahasia masa lalu, dan pilihan yang bisa menentukan nasib Eldoria.
Pertanyaannya: Apakah Liora mampu menemukan Bintang Arisya sebelum kekuatan gelap menguasai seluruh dunia? Atau apakah cahaya Eldoria akan padam selamanya?
---
Tous Droits Réservés