Where Silence Blooms | HANAZ

Where Silence Blooms | HANAZ

  • WpView
    Membaca 782
  • WpVote
    Vote 149
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir 15 menit yang lalu
Rasanya hening, namun diriku masih dapat mendengar riuh di luar sana. Aku hanya tak dapat mengungkap semua yang aku rasakan, tak semua mengerti gerakan tangan. Terkadang, diriku disebut sebagai "perempuan sombong" Tak apa, mereka belum mengenal dan memahami ku. "Hey??? Kenapa diam saja? Aku sedang bicara padamu."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#281
carmen
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bunda Managerku
  • TETANGGA POOHPAVEL ⚠️[21+]⚠️
  • I Want to Live
  • Mark Lee's Baby & Babysitter (END.)
  • The King & The Doctor
  • Boodschap
  • Cupiditas Vitae
  • Second
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • We Find Love

Mungkin, buat orang lain, dia adalah wakil general manager. Tapi untukku, dia adalah bunda managerku. Bunda pernah bilang, "ngapain cari manager yang lain, kan ada bunda. Bunda bisa kok jadi manager khusus buat kamu."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan