"Dunia dewasa sangat berbeda dengan apa yang kita bayangkan, ya?"
Di usia dua puluhan, hidup tidak lagi sesederhana mimpi masa remaja. Tidak ada lagi peta yang jelas, tidak ada jawaban pasti, hanya serangkaian keputusan kecil yang perlahan membentuk siapa diri kita sebenarnya.
Cerita ini mengikuti dua orang yang tidak saling mengenal yang menjalani hidup mereka masing-masing di dunia yang sama, dengan keresahan yang berbeda.
Setiap chapter ditulis dalam sudut pandang orang pertama, seperti potongan diary. tentang pertemanan, ambisi, rasa tidak cukup, kelelahan mental, cinta yang tidak sempat tumbuh, keluarga, kegagalan kecil, sampai kebahagiaan sederhana yang sering luput disadari.
Mereka tidak selalu bertemu. Tidak selalu saling mengenal. Tapi tanpa sadar, hidup mereka bergerak dalam irama yang sama yaitu mencari arti, di usia di mana semua orang seharusnya "sudah tahu mau jadi apa".
Ini bukan cerita tentang romansa yang sempurna.
Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang tumbuh tanpa peta.
Tentang dua manusia di usia 20-an yang sedang belajar menjadi dewasa, satu hari dalam satu waktu.
All Rights Reserved