Blood On Snow

Blood On Snow

  • WpView
    Reads 51,675
  • WpVote
    Votes 6,663
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
Darah di atas salju adalah tanda yang paling mencolok. Tidak bisa disembunyikan, tidak bisa diabaikan. Putih adalah warna kematian. Merah adalah warna peringatan. Jett melihat keduanya bersatu dalam satu malam di Mansion paling pojok milik keluarga Cross. Cahaya senter Jett menyapu sosok yang menjulang nyaris dua meter. Sebuah pahatan hidup dengan kemeja putih rapi yang kontras dengan aura kematiannya. Kulitnya translusen, sebening kertas roti, memperlihatkan peta pembuluh darah biru dan ungu yang berdenyut di pelipis dan lehernya. Rambutnya jatuh berantakan, berwarna perak tanpa secercah pun pigmen kehidupan. Namun, matanyalah yang menghentikan detak jantung Jett. Sepasang iris merah darah. Menyala di kegelapan, tanpa pupil, menatapnya dengan kosong layaknya predator. Jett lari menyelamatkan diri, mengira dia selamat dari mimpi buruk itu. Tapi dia salah. Kau tidak bisa lari dari seseorang yang sudah menghafal caramu bernapas. ⚠️ This story contains explicit sexual content, strong language, graphic violence, and dark themes including stalking, obsessive behavior, and morally ambiguous characters. Reader discretion is strongly advised.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LIQUIDATION (PROSES CETAK)
  • My Vengeful Mad Dog
  • Keegan's Ballerina
  • SCARS
  • MIDNIGHT ESCAPE
  • Taming the Quiet Beast [REVISI]
  • APOCALYPSE
  • La Señora
  • MARA LYSANDER
  • 099

​Bagi Mario Albano, manusia hanyalah sekumpulan organ yang menunggu untuk diberi harga. Jantung, ginjal, hingga kornea mata. Baginya, semua itu adalah ladang bisnis. ​Tidak terkecuali Hazel Sophia Malik. ​Balerina muda itu diserahkan oleh ayahnya sendiri sebagai tumbal pelunasan hutang judi senilai 10 juta dolar lebih. Kini, panggung Hazel bukan lagi teater yang megah, melainkan neraka berbalut kemewahan di bawah kekuasaan Sang Iblis Las Vegas, Mario Albano. Dark Romance / Psychological Thriller / Mature (21+) ⚠️ WARNING: Contains violence, illegal organ trafficking, and serious psychological manipulation. Reader discretion is advised. Nunamin27

More details
WpActionLinkContent Guidelines