Blood On Snow

Blood On Snow

  • WpView
    Leituras 112,476
  • WpVote
    Votos 14,203
  • WpPart
    Capítulos 33
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, set 24, 2026
WpInfo
Ficção
Romance
Suspense
Dark Romance
Slow Burn
Darah di atas salju adalah tanda yang paling mencolok. Tidak bisa disembunyikan, tidak bisa diabaikan. Putih adalah warna kematian. Merah adalah warna peringatan. Jett melihat keduanya bersatu dalam satu malam di Mansion paling pojok milik keluarga Cross. Cahaya senter Jett menyapu sosok yang menjulang nyaris dua meter. Sebuah pahatan hidup dengan kemeja putih rapi yang kontras dengan aura kematiannya. Kulitnya translusen, sebening kertas roti, memperlihatkan peta pembuluh darah biru dan ungu yang berdenyut di pelipis dan lehernya. Rambutnya jatuh berantakan, berwarna perak tanpa secercah pun pigmen kehidupan. Namun, matanyalah yang menghentikan detak jantung Jett. Sepasang iris merah darah. Menyala di kegelapan, tanpa pupil, menatapnya dengan kosong layaknya predator. Jett lari menyelamatkan diri, mengira dia selamat dari mimpi buruk itu. Tapi dia salah. Kau tidak bisa lari dari seseorang yang sudah menghafal caramu bernapas. ⚠️ This story contains explicit sexual content, strong language, graphic violence, and dark themes including stalking, obsessive behavior, and morally ambiguous characters. Reader discretion is strongly advised.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • APOCALYPSE
  • La Señora
  • Vicious
  • The Black Jack (End)
  • Silas's Swan
  • 𝐒𝐈𝐍 𝐎𝐍 𝐁𝐋𝐎𝐎𝐃 [𝐌]
  • Synced In Sin
  • NOCTURNE (End)
  • Victor
  • My Vengeful Mad Dog

Demi mendapatkan obat untuk adiknya, Elia Morrigan menyamar sebagai seorang laki-laki dan bekerja di laboratorium ilegal. Laboratorium tempat di mana manusia kelas bawah dikurung dan dijadikan sebagai bahan penelitian bagaikan hewan. Elia bertugas mengantarkan makanan pada para manusia uji coba yang telah kehilangan sisi kemanusiaan mereka, yang perlahan-lahan menjadi monster mengerikan. Semuanya sangat mengerikan, namun ada satu tahanan di sana yang membuat bulu kuduk Elia me remang setiap kali mengantarkan makanan padanya. Tahanan dengan nama Lucas deTadeusz itu selalu menarik tangan Elia saat Elia mengantarkan makanan padanya, menarik tangan Elia melalui celah sel yang sempit dan mengendus tangan Elia seraya menatap Elia dengan pupil matanya yang melebar hampir menutupi seluruh sclera-nya. "Kau perempuan. Kau begitu harum, membuatku rasanya ingin sekali memakanmu."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo