Directing Her Heart

Directing Her Heart

  • WpView
    Reads 355
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete about 17 hours ago
Di mata industri hiburan, Sila hanyalah asisten pribadi yang terlalu sabar dalam menghadapi tantrum Mind-aktris paling arogan dan bossy. Namun, di balik seragam sederhananya, Sila menyimpan otoritas gelap yang bisa meruntuhkan karier siapa pun dalam sekejap. Ia adalah sosok misterius yang mengendalikan segalanya dari balik layar, menyamar menjadi asisten hanya demi melindungi cinta masa kecilnya. Saat Sila sibuk menjaga rahasia, Mind justru terjebak gay panic luar biasa. Sang diva yang selalu risih disentuh laki-laki, mendadak jantungnya mau meledak hanya karena jemari Sila merapikan resleting gaunnya. Mengapa sentuhan asistennya terasa jauh lebih berbahaya daripada sorotan lampu panggung? Terjebak di antara trauma keluarga dan aturan sosial yang mencekik, Mind teringat pada sepupunya, Nara, yang nekat membuang segalanya demi cinta di Thailand. Mampukah Mind meruntuhkan panggung sandiwaranya? Dan apa jadinya jika ia tahu bahwa asisten yang selama ini ia tindas sebenarnya adalah sosok yang menyutradarai seluruh hidupnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOT EVERYONE LEAVES
  • DIFFICILIS
  • Hidden Love (gl)
  • When I Fall in Love With You
  • Like The Perfect Ending
  • Di Antara Putaran Pita Kaset
  • Cinta lama yang diseduh kembali.
  • Not a friend; CHAEKURA; IZ*ONE 「✓」
  • Sorry, I Love You
  • Between Thin Walls

Bintang, gadis yang berusia 19tahun yang baru merantau ke ibu kota, hanya ingin hidup yang tenang. Ia bekerja sebagai barista di sebuah toko unik-tempat penjual buket bunga dan cafe kecil yang bergabung menjadi satu ruang yang dibatasi skat pembatas, mengahsilkan hangat aroma kopi dan kelopak segar. Hari-harinya sederhana... sampai seorang wanita dewasa bernama Kalandra mulai sering datang. Dengan tatapan dingin dan langkah tenang, Kalandra membuat Bintang merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Di tengah keheningan bunga, aroma espresso, dan rahasia yang tidak ingin mereka buka, keduanya perlahan belajar bahwa tidak semua orang datang hanya untuk pergi. Beberapa... mungkin benar-benar datang untuk tinggal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines