"Banyak yang beranggapan bahwa hidup adalah sebuah garis linear: sulit di awal, bahagia di tengah, dan berakhir duka. Mereka sering berucap, 'jalani saja apa adanya.' Sebuah kalimat yang terdengar bijak, namun sejatinya bisa menjadi jerat jika kita hanya pasrah mengikuti arus tanpa arah.
Manusia tidak diciptakan hanya untuk mengalir. Ada kalanya kita harus berhenti sejenak, melawan arus, dan menemukan jati diri yang sesungguhnya. Kita tidak boleh membiarkan diri kita terus terkekang oleh bayang-bayang masa lalu yang kelam.
Ini bukanlah sekadar narasi tentang bagaimana dunia bekerja. Ini adalah kisah tentang seorang remaja yang mencoba memungut kembali kepingan kebahagiaan setelah kehilangan segalanya. Di tengah dunia yang asing, suasana yang baru, dan pertemuan dengan jiwa-jiwa baru, mampukah ia menemukan arti kebahagiaan yang sesungguhnya?
Setiap orang pasti mendapati hidup susah di awal,senang di tengah tapi sedih diakhir,semua orang selalu berkata "jalani aja hidup" kata penuh makna,tapi kita tidak harus selalu mengikuti arus hidup ini,ada kalanya kita mencari jalan keluar dan menjadi jati diri kita sendiri,jangan mau terkekang oleh masalalu
Ini bukan cerita dimana dunia bekerja,ini tentang seorang remaja yang mencari kebahagiaan semenjak kehilangan keluarganya,hingga ia menemukan arti kebahagiaan. Dunia baru,orang baru dan suasana baru,bagaiman kisah hidup nya?
Perjalanan ini dimulai di sini, pada garis waktu usianya yang ke-15."
[s𝗍ᥲr𝗍
➥=k/17-4-_26]
[ҽղժ
➥=? ]
All Rights Reserved