Absurd love

Absurd love

  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 21, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Alzen galendra regantara, cowok tengil dengan segala tingkah gilanya itu tak pernah absen membuat kerusuhan, apalagi membuat Alzey kesal, itu adalah kegiatan favoritnya. Alzey jinara regantara, karena diadopsi oleh orang tua Alzen, cewek itu otomatis harus menjadi saudara angkat dari Alzen, manusia tersinting, ternyebelin dan terlaknat yang pernah ada dalam hidupnya. Alzen dan Alzey itu jarang akur, istilahnya kaya pelakor sama istri sah, perang terus! Alzen yang tak pernah waras selalu membuat Alzey naik darah. Namun entah bagaimana, Alzen malah jatuh cinta pada Alzey. Akan tetapi tak mudah mendapatkan cinta cewek itu, terlebih karena adanya kehadiran seorang cowok yang juga tak kalah mencintai Alzey.
All Rights Reserved
#13
cowoktengil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • Boys In The Kost [END]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK - ETERNITY PUBLISHING] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines