Aku Selalu Ada. [Larine]

Aku Selalu Ada. [Larine]

  • WpView
    Membaca 6,910
  • WpVote
    Vote 1,064
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 29, 2026
Terkadang, di saat kita berusaha untuk menghindar sejauh mungkin. Dunia tidak pernah memberikan jarak yang jauh. Walau semuanya berakhir dengan buruk, takdir seolah tidak ingin membiarkannya pergi dan menghindar satu sama lain. Dan itu yang terjadi pada kedua pasangan yang berakhir dengan makian dan kebencian secara sepihak. "Aku lelah menjadi oksigen yang selalu kamu butuhkan, seolah engkau akan mati jika aku pergi." "Tetapi di saat jantungmu berhenti berdetak. Akulah yang memberikan oksigen ke dalam paru-parumu yang perlahan berhenti." *Semua hanya karangan, tidak ada sangkut pautnya dengan dunia asli.*
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
girl
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cupiditas Vitae
  • She I's Only Mine - AraRine
  • Friends But Love (KIMRINE)
  • TETANGGA POOHPAVEL ⚠️[21+]⚠️
  • Mark Lee's Baby & Babysitter (END.)
  • -Catherina Vallencia-
  • False Grace
  • istri ku adalah art ku (ararine)
  • MY ROOMMATE (ARARINE)
  • PRIMADONA GIRL, LILYNN
  • Second
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live
  • Childhood Friend
  • We Find Love
  • Bunda Managerku
  • Belahan Jiwaku (Ararine)
  • Hate to Love
  • Boodschap
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di satu tahun paling menyiksa dalam hidupnya. Rio bersyukur. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Sampai suatu ketika teman ayahnya membuka tangan dengan lebar, merangkulnya. Rio tidak ingin muluk-muluk. Ia hanya ingin bertahan hidup.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan