Montéz Nocturne

Montéz Nocturne

  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 13, 2026
Lima mahasiswa, satu kos sederhana, dan rutinitas yang terlihat biasa: kuliah, tugas, kopi sore, serta tawa yang mengisi hari-hari mereka. Tidak ada yang terasa istimewa, sampai mereka sadar bahwa salah satu dari mereka tidak pernah benar-benar hidup sebagai orang biasa. Valeria De Montéz Calderón selalu tampak tenang, terlalu tenang untuk ukuran mahasiswa pada umumnya. Ia tidak banyak bicara tentang masa lalu, tidak pernah panik, dan seolah selalu siap menghadapi sesuatu yang belum terlihat. Ketika sinyal bahaya mulai muncul perlahan, persahabatan mereka diuji oleh rahasia yang lebih besar dari yang mereka bayangkan. Dunia yang selama ini terasa aman ternyata menyimpan perjanjian lama, kekuasaan tersembunyi, dan ancaman yang tidak pernah benar-benar hilang. Dan saat kebenaran mendekat, satu pertanyaan tak terelakkan muncul: Seberapa jauh seseorang bersedia bertahan .... Ketika hidup biasa ternyata hanya jeda sebelum badai?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#18
romancemisteri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • The Last Yes!
  • Chasing Sanara
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Almost Married (END)
  • De Andere Weg (END)
  • The Villain Mother
  • SASMITA CANDALA (21+)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan