Di mata warga Cyberaya, mereka hanyalah sekumpulan remaja berbakat. Di mata orang tua Ali, dia sedang menuntut ilmu di luar negeri. Namun, di balik dinding besi markas M.A.T.A., Ali adalah Ejen Tekno yang mencoba menambal lubang di hatinya setelah kepergian sang ibu.
Ali tidak sendirian. Dia dikelilingi empat sahabat dengan "cacat" mental yang sama: Aleks sang perfeksionis yang dilupakan ibunya, Rudy si mulut kotor dengan masa lalu kelam, Moon yang tertawa untuk menyembunyikan luka di lengannya, dan Jet yang dibenci ayahnya sendiri.
Di antara misi berbahaya melindungi kota, mereka berlima belajar bahwa menjadi ejen bukan hanya soal gadget canggih, tapi soal bertahan hidup dari trauma masing-masing. Terutama saat Alicia, si pemegang Bow Staff yang galak, mulai menunjukkan sisi lembut yang bikin Ali salah tingkah.
Ini bukan cerita pahlawan sempurna. Ini cerita tentang mereka yang hancur, namun dipaksa menjadi pelindung.
All Rights Reserved