The Scalpel's Pirouette

The Scalpel's Pirouette

  • WpView
    Reads 17,904
  • WpVote
    Mga Boto 3,647
  • WpPart
    Mga Parte 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, May 15, 2026
WpInfo
Fanfic
Blackpink
NCT
EXO
Cahaya lampu operasi itu terlalu terang, putih, dan menyakitkan mata. Di bawah sinarnya yang dingin, Kang Lisa merasa seperti seekor hewan buruan yang terpojok. Tangannya yang terbungkus sarung tangan lateks bergetar hebat. Jari-jari yang dulunya lincah melakukan port de bras di atas panggung, kini kaku dan asing saat harus mencengkeram skapel yang berat. Aroma tajam disinfektan menyerang indranya, bercampur dengan bau anyir darah yang membuat perutnya mual. Pandangannya mulai mengabur. Setiap tetesan merah di atas kain hijau operasi itu terasa seperti beban berton-ton yang menghantam dadanya. "Apa bisamu hanya mengacau? Tak bisakah kau melakukannya dengan benar?!" Suara Dokter Kim membelah keheningan ruangan, menusuk telinga Lisa lebih tajam dari mata pisau mana pun. Kalimat itu bukan sekadar teguran; itu adalah palu yang menghancurkan sisa-sisa harga dirinya yang sudah retak. "Menyusahkan!" "Dasar siput!"
All Rights Reserved
#275
jaelice
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • JEEVANA
  • Second
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • I Want to Live [END]
  • The King & The Doctor ✓
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Given || Ju Jihoon
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman