suka suka lala

suka suka lala

  • WpView
    Leituras 17
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, fev 18, 2026
Kala Nayantara tak pernah membayangkan bahwa kunjungannya ke rumah sakit akan mengubah seluruh arah hidupnya. Permintaan sederhana seorang ibu yang divonis kanker-melihat putra semata wayangnya menikah sebelum operasi-membuat Kala dan Langit Pramudya berdiri di hadapan akad tanpa kisah cinta panjang di belakangnya. Tidak ada paksaan, tidak ada drama; hanya dua orang dewasa yang sepakat mencoba. Namun takdir bergerak lebih cepat dari yang mereka kira. Beberapa hari setelah pernikahan sederhana itu, ibu Langit meninggal dunia, meninggalkan rumah yang terlalu sunyi dan pernikahan yang kehilangan alasan awalnya. Dalam sekejap, status sebagai istri bukan lagi tentang memenuhi harapan orang tua, melainkan tentang menjadi satu-satunya orang yang tersisa. Kini, tanpa janji lama dan tanpa permintaan terakhir yang harus ditepati, Kala dan Langit dihadapkan pada pertanyaan yang lebih jujur: jika semua ini bukan lagi tentang kewajiban, apakah mereka tetap akan memilih untuk tinggal dan tumbuh bersama?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • President's Wife
  • The Manipulative Girl
  • Unbreakable Love
  • SINARENGAN
  • Lady Mafia
  • Sultan's Virgin Concubine - a dark romance
  • MORSE: POSSESSIVE EX
  • ✔️Sweetest Blood (Soobjun)
  • Kamu Hanya Milikku

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo