Out Of Time [Markhyuck]

Out Of Time [Markhyuck]

  • WpView
    Reads 1,460
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 8, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
"Bagaimana cara mengembalikan sesuatu yang bahkan belum seharusnya ada?" Haechan terbiasa mencintai seseorang yang tidak pernah memilihnya. Baginya, melihat dari jauh adalah satu-satunya jarak aman yang ia miliki. Namun, ketenangan itu runtuh saat sesuatu yang seharusnya tidak ada muncul tanpa penjelasan, membawa rahasia yang menentang logika dan waktu. Sejak saat itu, waktu terasa salah. Jarak yang ia bangun dengan susah payah tak lagi bisa diabaikan. Kehadiran sosok kecil itu memaksa Haechan dan seseorang yang ia cintai berdiri di garis yang sama, meski hati mereka belum siap. Ini bukan tentang cinta yang indah. Ini tentang konsekuensi. Tentang rahasia yang harus dijaga di balik pintu rapat, tentang masa depan yang datang terlalu dini, dan tentang kenyataan pahit bahwa tidak semua yang datang terlalu cepat bisa dikembalikan ke tempat asalnya. Karena terkadang, waktu tidak menyembuhkan-ia hanya memaksa kita untuk bertahan. NOTE : BxB || Yaoi || Bijaklah dalam memilih cerita
All Rights Reserved
#15
beomgyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • The King & The Doctor ✓
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines