Bagaimana Cara Mengusir Mendung

Bagaimana Cara Mengusir Mendung

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 17 hours ago
"Aku melihatnya pertama kali, berdiri di tengah badai Agustus. Setelah kupinjamkan payung kuningku padanya, takdir memelintir hakikat hidup dan mati untuk mengubah jalanku, dari niscaya kesempurnaan, menuju kedewasaan." Nada adalah mahasiswi arsitektur perfeksionis yang takut jadi biasa-biasa saja. Rendra adalah cowok sefakultas yang bunuh diri karena lelah berpura-pura baik-baik saja. Seharusnya, cerita mereka berakhir di situ. Namun, payung kuning yang Nada pinjamkan di detik-detik terakhir sebelum Rendra melompat, menjadikannya arwah penasaran yang cuma bisa dilihat oleh Nada. Dan satu-satunya cara agar dia bisa tenang adalah menyelesaikan bucket list yang tak sempat ia coret semasa hidup. Skip kelas ke warnet. Berdansa di aula kosong. Jalan-jalan ke Jatim Park. Melihat pantai bintang palsu di Batu. Satu per satu, mereka coret bersama. Satu per satu, Nada jatuh cinta pada hantu yang waktunya terbatas. Karena bucket list terakhir bukan cuma tentang hal-hal yang Rendra ingin lakukan sebelum mati. Melainkan tentang hal yang dia sesali setelahnya: tidak sempat mengembalikan payung kuning itu sebelum hujan. "Terkadang, satu-satunya cara mengusir mendung adalah membiarkannya menjadi hujan." Cerita tentang depresi, cinta yang melampaui kematian, dan belajar melepaskan hal yang paling ingin kita genggam. Genre: Romance, Supernatural, Tragedy Setting: Surabaya Trope: Ghost Romance, Bucket List, Forbidden Love, Bittersweet Ending, Mental Health Untuk kamu yang suka: 5 cm per second, Makoto Shinkai-style stories, Dilan (tapi darker), The Fault in Our Stars (Indonesian ghost edition)
All Rights Reserved
#486
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • The Villain Mother
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • The Last Yes!
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Chasing Sanara
  • De Andere Weg (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Almost Married (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines